berita

TBC Pringsewu Baru 43 Persen, Wagub Jihan Kejar Eliminasi 2030

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat sinergi dan pendampingan bersama Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC). Penguatan langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor untuk mendorong penemuan kasus, pengobatan hingga tuntas, serta pendampingan pasien sebagai bagian dari upaya mencapai target eliminasi TBC nasional 2030.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) Kabupaten Pringsewu secara virtual, Kamis (13/8/2026).

Wagub Jihan meminta Pemkab Pringsewu meningkatkan langkah penanggulangan TBC secara lebih agresif, terukur, dan berbasis data guna mendukung target eliminasi TBC nasional pada 2030.

Ia menekankan pentingnya penemuan kasus secara aktif, pengobatan hingga tuntas, pendampingan pasien, serta pencatatan seluruh kegiatan. Menurutnya, penanganan TBC perlu dilakukan secara serius karena selain berdampak terhadap kesehatan, juga dapat memengaruhi produktivitas masyarakat.

Wagub Jihan juga meminta indikator penanggulangan TBC dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rencana strategis organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. 

Selain itu, dukungan anggaran serta kecukupan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di puskesmas dan rumah sakit perlu diperkuat.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, estimasi kasus TBC di Kabupaten Pringsewu diproyeksikan 1.505 kasus.

Namun, hingga saat ini capaian notifikasi kasus baru TBC di Pringsewu baru sekitar 43% persen atau 634 kasus. Sementara itu, cakupan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) baru mencapai 14 persen.

Lebih dari it, Wagub Jihan turut menyoroti capaian sejumlah indikator penanganan TBC di Pringsewu yang belum memenuhi target. Terlebih, Kementerian Kesehatan akan mengalokasikan alat diagnostik berupa NPOC dan portable X-ray ke seluruh kabupaten/kota di Lampung, termasuk Pringsewu.

“Bantuan ini harus menjadi stimulus bagi petugas di lapangan untuk mengejar target penemuan kasus,” ujarnya.

Selain itu, Wagub menyoroti belum optimalnya penyerapan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah bagi masyarakat yang terdiagnosis TBC. 

Ia meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Pringsewu segera berkoordinasi untuk mengoptimalkan bantuan tersebut, terlebih kuota BSPS meningkat dari 3.000 menjadi 11.000 penerima.

Dalam mendukung percepatan penemuan kasus, Wagub Jihan menuturkan Pemprov Lampung bersama Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) tengah mengembangkan situs “Peduli Tuberkulosis” sebagai sarana penyaringan awal melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Jihan menegaskan penanggulangan TBC membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk rumah sakit swasta dan fasilitas pelayanan kesehatan mandiri.

Tags

Terkini

Ngopi Kerukunan, Lintas Agama Perkuat Harmoni

Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Konflik Lahan PT BSA, Puluhan Fasilitas Dibakar

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Lampung Raih Empat Penghargaan di Regional Sumatera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:57 WIB

95 Persen Anggaran Festival Krakatau dari Kolaborasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Dugaan Kedekatan Lurah Gunung Sulah Disorot

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Uang Negara Harus Terbukti Manfaatnya

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:52 WIB