berita

"Setahun Pimpin Lampung Utara, Hamartoni-Romli Dinilai Gagal Gelar 24 Paket Pembangunan Strategis"

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:14 WIB

Lampung Utara - Hampir Genap setahun kerja bupati dan wakil bupati baru yaitu hamartoni Romli, pasangan ini mendapat kepercayaan penuh masyarakat Lampung Utara karena dianggap mampu membawa kabupaten Lampung Utara menjadi lebih baik, hal ini tertuang pada misi pencalonan bupati Lampung Utara Hamartoni Romli.

Janji-janji politik tentang pembangunan menjadi isu populis yang menarik  simpati masyarakat hingga memperoleh suara dukungan mayoritas, dan terbukti hamartoni Romli sukses menjadi bupati dan wakil bupati Lampung utara 2025-2030.

Namun sepertinya pemerintahan hamartoni Romli belum dapat memenuhi ekspektasi publik dan janji-janji pembangunan dikabupaten Lampung Utara justru terhambat, belum genap satu tahun 24 paket pembangunan strategis dengan angka 27 miliar batal di gelar, seharusnya pada 2025 masyarakat sudah merasakan pembangunan, kegagalan ini berdampak pada semua sektor serta merupakan bentuk rapuh nya internal pemerintah kabupaten Lampung Utara,

Menurut Kepala Bidang Bina Marga, Rio Alaska, mengakui proyek gagal karena waktu pelaksanaan terlalu sempit. Pengendalian pekerjaan baru dimulai Oktober 2025, sementara seluruh paket belum memasuki tahap lelang,dengan sisa waktu kurang dari tiga bulan, proses tender dinilai tak memungkinkan. Proyek akhirnya ditunda demi menghindari risiko kualitas pekerjaan

Pernyataan tersebut terkesan kurang memiliki dasar, jika sempitnya waktu yang dijadikan alasan, lalu kenapa tidak dilakukan pada waktu yang tepat? Kenapa terkesan dinas terkait mendelay sampai kehabisan waktu, dan pada akhirnya terjadi banyak spekulasi publik, yang dirugikan sudah lah pasti masyarakat,

Selanjutnya PLH sekda Lampung Utara Alamsyah juga turut memberi keterangan Alamsyah, menegaskan proyek yang gagal pada 2025 harus direalisasikan pada awal 2026
Ia mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan bagian komitmen politik kepala daerah yang harus dijalankan oleh perangkat daerah.
“Kita lihat nanti. Februari ini harus dibangun. Kalau tidak komit, masih molor, apalagi tidak digelar, maka Bupati akan mengevaluasi. Ini ranah kebijakan Bupati, dan beliau bisa marah kalau begini,” kata Alamsyah, Selasa, 05 Januari 2026.

Persoalan ini menjadi catatan serius untuk pemerintah dan harus menjadi koreksi keras untuk Kepemimpinan hamartoni Romli.

Ari Permadi salah satu aktivis Lampung Utara mengatakan persoalan ini wajib mendapat perhatian serius untuk para aktivis dan masyarakat sebab pemerintahan yang tak terkontrol terkadang melupakan apa yang menjadi tanggung jawab nya terhadap masyarakat dan daerah, apalagi ini soal pembangunan vital untuk masyarakat.
Dan Ari juga menegaskan pihaknya meminta Bupati Lampung Utara copot kadis-kadis yang tidak piawai khususnya yang membidangi pembangunan infrastruktur, jangankan kadis yang jelas-jelas lalai dan melakukan kesalahan, Mentri saja kalau ngga bener kerja di copot kok.
Tutup nya...

Terkini

Ngopi Kerukunan, Lintas Agama Perkuat Harmoni

Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Konflik Lahan PT BSA, Puluhan Fasilitas Dibakar

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Lampung Raih Empat Penghargaan di Regional Sumatera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:57 WIB

95 Persen Anggaran Festival Krakatau dari Kolaborasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Dugaan Kedekatan Lurah Gunung Sulah Disorot

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Uang Negara Harus Terbukti Manfaatnya

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:52 WIB