"Saya melihat salah satu kekuatan masyarakat Batak adalah kemampuan untuk merangkul, bekerja sama, berkolaborasi, dan memimpin. Jika kekuatan tersebut dipadukan dengan semangat perdamaian, toleransi, dan gotong royong, maka akan muncul kontribusi yang besar bagi kemajuan Provinsi Lampung," katanya.
Dalam kesempatan itu, Mirza memaparkan sejumlah fokus Pemerintah Provinsi Lampung, diantaranya meningkatkan kualitas dan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor pertanian, UMKM, serta berbagai potensi ekonomi daerah.
Selanjutnya, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur, khususnya jalan.
Namun, Mirza menekankan bahwa pembangunan ekonomi dan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Ekonomi kita perbaiki, infrastruktur kita perbaiki. Tetapi dua hal tersebut tidak akan memberikan hasil maksimal apabila kualitas sumber daya manusia tidak kita tingkatkan," katanya.
Ia menilai kualitas SDM menjadi salah satu indikator penting kemajuan sebuah peradaban. Karena itu, pembangunan karakter generasi muda harus menjadi perhatian bersama.
Mirza berharap keluarga besar HKBP ikut berperan dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi bagian dari pembangunan Lampung.
"HKBP dapat ikut mengambil peran dalam membentuk karakter generasi muda agar mereka memiliki nilai-nilai kehidupan yang kuat dan menjadi generasi yang baik bagi masa depan Lampung," ujarnya.